Pesawat Hercules di Mata Saya
Posted by Wahyu in Daily Routines on May 20th, 2009
Melihat berita-berita kecelakaan pesawat akhir-akhir ini, terutama beberapa kecelakaan pesawat Lockheed C130 (Hercules) milik TNI AU membuat saya berduka. Selain karena jumlah korban yang banyak, saya adalah salah satu ‘pelanggan’ yang sering ikut naik pesawat jenis ini untuk ke pedalaman Papua.
Hal yang biasa terjadi adalah kami naik Hercules bersama dengan muatan beras, semen, hewan ternak, dan barang-barang lainnya, namun karena kebutuhan, kami maklum akan hal itu.
Walaupun masalah orang sipil ikut naik Hercules adalah hal yang masih kontroversial, pada kenyataannya hal tersebut cukup membantu masyarakat yang ingin transportasi dengan harga murah. Ya di sinilah dalam teori ekonomi yang dinamakan supply bertemu dengan demand.

Es Rendang Kuliner Segar Ala Indonesia
Posted by Wahyu in Just for Fun on April 11th, 2009
Malam tadi jam 20.30 WIB, saya kelaparan begitu hebatnya, sehingga jalan kaki keluar dengan istri ke Pasar Sentolo, untuk cari makan. Biasanya kalau tidak makan di tempat Sate Cak Sakri, ya makan pecel lele di depannya, namun karena ini libur panjang, ternyata pecel lele tutup, dan Cak Sakri sudah kehabisan satenya.
Akhirnya kami ke Indomaret beli beef burger, dan beberapa kebutuhan makan, seperti mie instan, abon dan teh. Sampai di rumah, malas masak, akhirnya diputuskan makan apa yang ada di kulkas. Jadilah malam itu saya makan ES RENDANG! Rasanya segar khas Indonesia. Hehehehe.
Lain kali mungkin kalau terpaksa saya akan mencoba es sate, es opor, es gudeg, es oseng-oseng, es soto, es bakso…
Sumber gambar:
http://students.stttelkom.ac.id/wanita/images/gbupload/1156740955rendang1.jpg
Participate in Indonesian Election 2009
Posted by Wahyu in Daily Routines on April 9th, 2009
Today I participate ‘nyontreng’ in Indonesian Election 2009. My name is registered at TPS XI Ngentakrejo Village, Lendah District, Kulon Progo. Like the estimation from expert, the election process took very long time because too many choice, make the election participants confused.
Read the rest of this entry »
Aki Mobil yang Soak
Posted by Wahyu in Daily Routines on April 6th, 2009
Setelah ditunggu hampir setengah jam, Bapak belum keluar dari garasi. Akhirnya Bapak pun masuk ke dalam ruangan bilang mesinnya tidak bisa distarter. Setelah saya cek, ternyata akinya kehabisan daya. Saya pikir ini hal yang aneh, karena si OT memakai aki kering, sehingga kalaupun tidak dipakai lama seharusnya daya dari aki masih relatif stabil. Akinya yang rusak ataukah?
Yang menjadikan saya sadar adalah walaupun mobil sudah dalam posisi off, sehingga catu ke beberapa peralatan penting terputus, lampu-lampu juga tidak ada yang dihidupkan, namun ada satu peralatan yang standby terus menerus menggunakan catu daya aki, yaitu alarm mobil! Sigh! Walaupun menurut petunjuk mbah dukun, untuk mobil yang tidak dipakai lama bisa dipanaskan setidaknya 2 minggu sekali, menurut petunjuk saya, setidaknya bagi mobil yang memiliki alarm dan remote dipanaskan setiap 1 minggu deh, untuk memastikan aki juga terisi, kecuali di rumah punya alat charge aki eksternal.
Berhubung saya belum punya jumper untuk mindah daya aki dari OJ ke OT, akhirnya saya bawa aki ke bengkel untuk dicharge instead of ndorong mobil.
Demam Pancaroba
Posted by Wahyu in Daily Routines on April 2nd, 2009
Demam pancaroba yang saya maksud bukan demam seperti pada kata demam panggung, demam facebook, tapi demam betulan yang berhubungan dengan flu. Berhubung akhir-akhir ini cuaca tidak menentu, maka akhirnya badan sayalah yang mengalah, dimulai dari bersin, lalu dari hidung meleleh cairan kental bernama ingus tralala.
Proses penyembuhan yang saat ini saya lakukan yaitu memperbanyak tidur, pakai selimut tebal, minum air putih yang banyak, minum parasetamol.
Semoga lekas sembuh ya, Yu…
Membangkitkan Talenta yang Tertidur
Posted by Wahyu in Daily Routines on March 31st, 2009
Menggunakan tubuh tanpa melakukan eksplorasi kemampuan adalah sama dengan memiliki Blackberry tapi cuma digunakan untuk telepon dan SMS. Padahal banyak sekali fitur dan kemampuan yang bisa diledakkan dari dalam tubuh ini. Menurut saya juga, ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk membangkitkan talenta super yang tertidur.
1. Berdoa kepada Tuhan
Sediakan waktu khusus untuk berdoa kepada Tuhan, mendekatkan diri pada Sang Pencipta, agar bisa diperoleh kunci hikmat dan kebijaksanaan untuk melakukan ‘unlock’ fitur-fitur yang telah diberikan kepada kita.
2. Kenali bakat
Kenalilah bakat yang dimiliki dan kembangkanlah salah satu bakat tersebut secara fokus. Manusia sengaja diberikan ‘possibility frontier’ atau keterbatasan kemampuan berupa waktu dan tenaga yang terbatas, untuk itu kembangkanlah satu atau dua bakat yang ada secara maksimal. Misalnya bakat berkomunikasi atau mempengaruhi orang, bisa dikembangkan ke dunia marketing. Bakat teknis bisa dikembangkan ke konsultansi atau engineering.
Menurut saya, setiap orang memiliki bakat yang sama, hanya saja untuk mengembangkannya perlu dilatih secara bertubi-tubi agar bisa dimanfaatkan secara maksimal.
3. Promosikan bakat Anda
Tidak ada gunanya Anda memiliki bakat, namun tidak ada yang mengetahui bakat Anda. Promosikan bakat Anda untuk dapat digunakan dalam pekerjaan Anda.
4. Penempatan
Beradalah di lokasi yang baik atau carilah teman-teman yang baik agar segala pekerjaan memiliki hasil yang baik. Orang yang memiliki bakat balapan motor jangan ikut balapan liar, tetapi tempatkanlah diri Anda untuk ikut kejuaraan atau event lomba yang resmi.
5. Gunakan bakat dengan bijak
Setelah betul-betul terasah dan berhasil, gunakanlah bakat itu dengan bijak dan tidak memegahkan diri (sombong), niscaya Anda akan sukses dalam setiap langkah karir Anda dan jangan lupa selalu berdoa.
Tax Reporting Procrastination
Posted by Wahyu in Daily Routines on March 30th, 2009
Today (30/March/2009) I went to tax office Yogyakartan (North Ring Road Yogyakarta) to send hardcopy of my personal tax report. Like previous year, tax office (kantor pajak, hehehe) very busy with people queue that want to report their income tax. Luckily, I’m in Wates area, almost no queue because very small amount of people have NPWP. Top busiest queue are in Sleman and Yogyakarta area.
[caption id="attachment_325" align="aligncenter" width="314" caption="Antrian Kantor Pajak"]
[/caption]










