Gempa Bumi di Jogja

Gempa bumi terjadi di Jogja. Untuk informasi gempa bumi terkini, bisa cek di www.helpjogja.net atu www.gempa.info

29 Responses to “Gempa Bumi di Jogja”

  1. makasih broo …:)

  2. kren

  3. semoga di yogja segera dapat bantuan

  4. Perlun sekali adanya tempat penampungan bagi para korban bencana yang layak karena klo terjadi hujan banyak korban yang terserang penyakit misalnya penyakit kulit, alergi, gata2. peningkatan pasien juga terus terjadi rata2 pasien yang datang ke rumah sakit lapangan di PMI bantul berjumlah 150. begitu yang saya dapat sampaikan karena kebetulan saya petugas registrasi di sana, jika ingin informasi bisa kirim e-mail atau hubungi markas PMI bantul (0274) 367987

  5. Gempa yg terjadi di jogya cukup mbyat hati bergetar,mampu meneteskan air mata sbagai ungkapan duka…smoga sodara2ku dijogya n jateng yang sdg berduka mendapat lindungan sepenuhnya dr yang Maha Kuasa

  6. sudah lebih 900 kali gempa kecil terjadi setelah gempa hari sabtu,hql tersebut membuka mata kita untuk segera menolong mereka tampa pamrih.

  7. moga aja semua nya selamat n… yang meninggal di tempatkan pada tempat yang layak..
    Amien!!!!

  8. mohon bantuan untuk korban gempa di yk. bantuan anda akan kami salurkan langsung ke titik bencana yang saat ini bener2 sangat membutuhkan pertolongan. bila saudara2 ingin memberikan kasih peduli bisa melalui kami

  9. semoga bencana yang terjadi di jogja dapat mengetuk hati kita untuk lebih meningkatkan iman kita kepada Tuhan YME, dan kita dapat mengambil hikmah dari semua ini.berikan sebagian rejeki kita untuk mereka.

  10. Band-band indie Jogja, mari kita bikin konser musik amal untuk korban gempa…..berminat ?? hub : Aby - 08122741449
    Band list :
    Blowerday, Anggisluka, PagiHari, Airport Radio, Melancolic Bitch, Bangkutaman, Sophie, New Days, Shaggy Dog etc.

  11. banyaknya korban bunuh diri akibat trauma terhadap gempa bumi 27 mei 2006 perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

  12. sabtu, 17 juni 2006 dini hari, gempa susulan lumayan besar dirasakan di krapyak (Kab. Bantul). Disusul dengan gempa susulan yang juga cukup terasa sekitar jam 7/8 pagi. gempa ini membuat sebagian warga yang sudah menempati rumahnya panik dan berlarian keluar rumah. sampai kapan gempa susulan ini akan terus berlanjut?

    banyak korban gempa belum mendapatkan bantuan di daerah pelosok bantul dan gunungkidul. sebagian warga mengeluhkan distribusi bantuan yang tidak merata. Korban gempa yang rumahnya masih nampak utuh seringkali terlewat dari pantauan relawan/pendistribusian bantuan. padahal mereka mengeluhkan kurangnya logistik dan rumah tidak layak huni karena rusak parah.

  13. saya sangat prihatin ma apa yang terjadi di negara kita tercnta.hanya doa dan kiriman semangat dr hati yang paling dalam:)

  14. kami merasa sangat prihatin dengan gempa di jogja, apalagi ikut merasakan penderitaan para korban yg kehilangan tempat tinggal serta para manula dan anak /balita, semoga bantuan yg terkumpul melalui semua bentuk organisasi betul betul tersalur sampai ditempat dan bisa meringankan penderitaan para koraban bencana gempa jogja.

  15. untuk segala instansi diseluruh kota jogja agar tetap memberikan dorongan hidup untuk rakyat korban gempa dijogja.agar tetap bisa bertahan dikehidupan pasca gempa ini bukan hanya untuk berharap bantuan bangkitlah rakyat mataram.

  16. saya adalah seorang dari ribuan oramg di bantul yang mengalami dasyatnya gempa bumi 27 mei 2006. kami ucapkan terimakasih atas ketulusan hati saudara saudaraku yang telah memberikan bantuan berupa do’a, logistik dan tenaga relawan untuk masyarakat bantul. Semoga kita semua bisa mengambil hikmah musibah ini.

  17. Walau rumah kami runtuh, masyarakat kami rata-rata sekarang hanya beratapkan terpal, itu pun dikasih oleh para dermawan dan relawan, tetapi kami masih bersyukur, masih diberikan waktu oleh Allah untuk memperbaiki diri di dunia, memperbanyak amaliah. kami juga mengucapkan syukur terimakasih kepada relawan, yang sudah banyak memberikan bantuan baik material maupun non material di wilayah piyungan, khususnya di jasem, Srimulyo. kami tidak dapat membalasnya, dan kami yakin Allah akan memberikan yang lebih banyak kebaikan untuk saudara semuanya.Tuhan maha Tahu dan maha adil. Do’a kami…..
    kami juga turut berduka cita atas terjadinya gempa kemaren sore di pangandaran. Semoga saudara -saudara kita tetap tabah menjalani ujian dari allah ini. tetap tenang,waspada, jangan mudah terhasut dan yang paling penting adalah jangan berpaling dari aqidah kita. Sekali ISLAM tetap ISLAM. Karena pengalaman kami di jogja, banyak mereka yang karena ujian ini, mereka alpha, …
    Semoga mereka dan kita lekas insaf,tujuan kita hanya satu, mengabdikan diri pada Rabb, Sang pencipta alam, jagad raya dan seisinya ini. ….

  18. Ass.
    aku turut berduka cita atas kejadian bencana gempa bumi di jogja. para kelluarga di jogja semoga kalian harus menghadapinya dengan sabar. dan tawakal karena Alloh itu menyukai orang yang sabar dan baik. kami sekelaurga tidak bisa membantu apa-apa kecuali hanaya Do’a yang dapat kami sumbangkan kepada semua keluarga jogja. semoga Alloh mendengarkan Do’a do’a kami. karena Alloh tuh tidak tidur karena dia tau mana yang berbuat baik dan mana yang berbuat jahat. maka dari tiu marilah kita tingkatkan solat 5 waktu. amin 3X

    semoga kalian menerima apa yang aku tulis ini

    dari CARDA OKTRODA ( LAMPUNG )

  19. BAngkitlah JOGJA…………………………

  20. entah cibaan apa lagi yang akan menimpa bangsa ini, tapi satu yang pasti cobaan akan membawa bangsa ini lebih tegar lagi!! terus berjuang smoga allah senantiasa menjaga langkah kita

  21. Bukanlah suatu cobaan, itu merupakan bentuk amarah-NYA bagi bangsa ini. Terlalu banyak manipulasi dimana-mana. Dan kita sudah sepantasnya mendapatkan smua ini. Terutama daerah JAWA.

  22. cobaan silih berganti, jadikan semua itu peringatan bagi kita untuk selalau ingat akan kekuasaan Tuhan. saudaraku mari kita berlomba-lomba untuk kebaikan. di dusun kami saat ini memerlukan BANTUAN MATERIAL TEPATNYA DI DUSUN DUKU JAMBIDAN BANGUNTAPAN BANTUL UNTUK ITU KAMI MOHON KELAPANGAN HATI PARA SAUDARA2 KU UNTUK RELA MEMBANTU KESULIATAN KAMI

  23. kami korban gempa 27 mei lalu.kondisi rumah kami ambruk semua.kami banyak yg masih tidur di bawah terpal. kepada dermawan klo ada donatur yg mau membantu kami membuat tempat tinggal yg layak mohon hubungi kami.d/a RT 04 RW 04 Dusun Karangtengah, desa Karangtengah kecamatan Imogiri. donatur bisa datang sendiri untuk cek kondisi kami.terimakasih banyak atas segala bantuannya.ada +/- 25 KK. Klo bisa smua rata dapat bantuan. yg berminat silakan hub. email di atas

  24. ASS SAYA TURUT BERDUKA CITA ATAS TERJADI NYA SEGALA MUSIBAH YG MENIMPAH DI. YOGYAKARTA MUDAH 2AN PARA KORBAN BENCANA DITERIMA AMA ALLAH SWT AMIEN

  25. Banyak orang yang mati

  26. Desa kami di Sleman tak luput juga dari permasalahan dana rekonstruksi yang pelik. Ada 4 rumah yang sama sekali tidak masuk kategori ringan menurut juklak tapi mendapat bantuan dana rekonstruksi kategori berat. Ke-4 rumah tersebut hanya retak-retak ringan saja. Disinyalir hal ini disebabkan adanya salah satu oknum OMS yang mempunyai kedekatan khusus dengan pejabat kelurahan.
    Sementara rumah Bapak Muljimin, Bapak Ponidi, dan Bapak Sandi yang sebenarnya masuk kategori ringan menurut juklak (35% genteng runtuh), tetapi bisa kategori sedang atau berat kalau melihat kondisi sekitarnya malah sama sekali tidak mendapat bantuan. Ada juga beberapa rumah lain yang mengalami rusak ringan seperti ke-4 rumah diatas juga tidak mendapat bantuan.Rumah Bapak Ponidi misalnya, 35% gentengnya runtuh, tetapi oleh oknum OMS pada waktu pemeriksaan pasca gempa dikatakan yang runtuh hanya bagian dapur sehingga tidak mendaat bantuan (pada saat itu saya menyaksikan dan mendengar sendiri oknum tersebut mengatakan demikian). Namun kenyataannya ada rumah yang rusak bagian dapur juga mendapat bantuan. Bahkan rumah oknum OMS tersebut (yang hanya retak-retak sedikit) malah mendapat bantuan kategori berat.Selain itu masih banyak lagi kejanggalan pada penyaluran dana rekonstruksi di desa kami.
    Berbagai penyimpangan itu mendorong ayah saya (sebagai ketua RW dan OMS) disertai beberapa tetangga melakukan protes ke kelurahan, namun ditolak. Kemudian mereka ke kecamatan dan disarankan untuk menyelesaikannya di desa. Setelah kembali ke kelurahan, Ayah saya bertemu langsung dengan Pak Lurah, beliau menjawab bahwa ditingkat desa tidak ada pengaduan. Kalau ingin membuat pengaduan langsung saja ke Bawasda di kabupaten. Ayah saya kemudian minta surat pengantar dari Lurah tersebut untuk dibawa ke kabupaten. Di kabupaten mereka menemukan fakta bahwa laporan dari OMS yang sebenarnya telah diganti dengan laporan OMS fiktif. Pada saat dikonfirmasi, Kepala Dukuh mengaku tidak tahu-menahu soal ini (padahal beliau tanda tangan juga kan?). Bapak Lurah juga mengatakan bahwa laporan dari desa tidak sesuai juklak (lalu kenapa tanda tangan juga?).
    Beberapa lama kemudian ada panggilan dari kecamatan untuk menyelesaikannya secara damai. Di Kecamatan telah berkumpul pejabat kecamatan, pejabat kelurahan, kepala dukuh, dan dari kepolisian sector seyegan. Bapak-baak yang terhormat ini memutuskan bahwa hari itu masalah harus selesai. Diputuskan dari 29 Pokmas masing-masing dipotong 500 ribu untuk diberikan pada Bapak Muljimin (yang dianggap kondisinya masuk kategori parah). Masyarakat pada saat itu dianggap sudah tidak bergolak. Sehingga bila masyarakat bergolak lagi kami diancam akan ditangkap sebagai provokator. Namun setelah dana tahap II turun, ternyata Pak Muljimin hanya menerima 8 juta saja.
    Hari kamis 25 Januari 2007 tim verifikasi dari Kecamatan turun ke lapangan dengan dipandu Oknum OMS yang mendapat bantuan. Kami sempat protes (bahkan sempat adu mulut dengan oknum OMS tersebut), tapi mereka menjawab semua tergantung data dari OMS. Mereka hanya memeriksa penggunaan bantuan yang menurut kami telah banyak diselewengkan. Apakah ini hanya tim verifikasi fiktif? Karena kenyataanya mereka hanya memeriksa menurut panduan oknum OMS tersebut yang notabene telah banyak memanipulasi data.
    Senin 29 Januari 2007, Kecamatan Seyegan didatangi wartawan menanyakan tentang adanya potongan dana rekonstruksi yang tidak seharusnya. Sehingga petugas kecamatan turun kedesa untuk memeriksa, namun hal ini tidak diakui oleh oknum OMS yang merangkap sebagai pokmas tersebut.
    Rabu, 7 Februari 2007 Tim verifikasi dari Bawasda datang ke kelurahan Margoagung. Tapi tim ini dihalau oleh kelurahan agar tidak perlu turun ke lapangan karena permasalahan telah diselesaikan di tingkat desa. Tapi kami berusaha mengejar dan setelah diskusi agak lama, mereka mengatakan akan memeriksa langsung dalam waktu kurang dari seminggu.Sabtu 10 Februari 2007 tim verifikasi dari Bawasda datang memeriksa. Kebetulan tidak ada warga yang tahu proses pemeriksaan tersebut.
    Harapan kami semoga pemriksaan oleh tim verifikasi tersebut benar-benar obyektif. Sebab banyak kami baca dikoran bahwa korban gempa yang benar-benar parah di Bantul justru banyak yang tidak mendapatkan bantuan tersebut. Sementara didesa kami yang tingkat kerusakannya ringan saja tidak termasuk (berdasarkan juklak pemeriksaan) malah justru mendapat bantuan kategori berat, hanya karena dekat dengan oknum pejabat desa.
    Sebagian besar rumah yang mendapat bantuan kategori berat kenyataannya saat ini telah selesai marenovasi rumahnya. Padahal bantuan tahap II baru saja turun, dan yang III sama sekali belum turun.
    Sebagai warga kami bener-bener gregetan dibuatnya. Korupsi di depan mata kok sulit sekali diberantas. Bagaimana mungkin Indonesia bias maju, kalau korupsi sudah mendarah daging dan terukir di tulang. Didesa kami saja banyak jenis bantuan (SLT, raskin, dsb) yang tidak sesuai sasaran. Sebagai contoh, ada 2 warga kami yang mendapat raskin padahal punya mobil.
    Dari berbagai kasus KKN ini kami cuma berharap agar warga desa kami yang hanya petani sadar bahwa mereka sering dibohongi dan jangan mau lagi dibohongi. Mohon doa restu dari pembaca sekalian, karena bagi kami kasus ini nampak sudah tidak ada harapan bagi kami yang menginginkan dicabutnya bantuan untuk ke-4 rumah yang tidak rusak tadi.
    Kepada redaksi mohon untuk mengedit dan memperhalus uneg-uneg kami tanpa mengurangi ataupun menambahi pesan yang disampaikan agar layak cetak.
    DYAH KUMALASARI
    BANYUURIP DN III MARGOAGUNG SEYEGAN SLEMAN
    55561

  27. Thanks to Goverment for a money recontruction and thanks to indie band jogja for support the local music…..
    Peace & Love for Indie Band Jogja…………………….

  28. roulette online free…

    unthinkable Slavization glides …

  29. grattis on line kasino spel…

    legislators ordering disjunct prolog!synapse lawns …

Leave a Reply