Nasi Merah Mbok Jirak, Wonosari, Gunung Kidul
Saya sama Culis kebetulan ada acara ke Wonosari, dan mampir untuk makan siang di warung makan nasi merah Mbok Jirak. Ternyata dari tetangga di situ, mereka mengatakan bahwa Jirak itu adalah nama dusun tempat warung itu berada. Lokasinya adalah sehabis kota Wonosari ke arah Semanu, ikut jalan lurus ke selatan, lalu nanti warungnya ada di barat jalan. Kalau bingung, di situ bertanya semua orang tahu dan tempatnya juga mudah ditemukan, karena berada di pinggir jalan besar.
Pertama kali datang, kita langsung disuguh kacang mete, lalu pesan makan dan minum dalam teh poci. Menu yang diberikan waktu itu adalah nasi merah (yang menjadi ciri khas), ayam goreng dan daging sapi goreng manis/bacem, brodhot (usus sapi) goreng manis/bacem, daun pepaya, ikan wader, dan trancam (bukan terancam). Dan tidak lupa lauk utamanya, yaitu sambal lombok (cabe). Tapi pengecualian, untuk urusan sambal sepertinya Fana gak bakalan tertarik yeee.
Yang jelas, masakan yang saya rasakan sebenarnya memiliki rasa yang spesial, dan sama dengan masakan nenek dan ibu saya, soalnya mereka di rumah sering banget bikin masakan seperti itu except nasi merah, tapi mungkin faktor psikologis ditambah kelaparan yang melanda kami sejak pagi dari Yogyakarta, membuat rasa masakan itu super mantap, sampai nambah berkali-kali.
Culis yang biasanya makan sedikit, hari itu nambah berkali-kali, sampai kekenyangan. Komentar terakhir sebelum landing ke Yogyakarta…
*Early warning bagi yang tidak suka cabe dan kolesterol tinggi, karena ada sayur cabe, dan juga kebanyakan masakan berlemak dan bersantan*
Posted on March 9th, 2007 by Wahyu
Filed under: Daily Routines, Food & Beverages

waks enak yah..jadi laper euy..
nyindir nich….
Haduh, jadi laper niy…
Ikan wader itu jadi menu fav kalau lagi main ke Salatiga [Gedangan].
Kok nggak bawa buat oleh-oleh, mas ?
@Masim “Vavai” Sugianto
Kalau mau wader beli di Jogja ada deh, soalnya kemarin juga kepikiran gitu mau beli di sana, trus inget kalau di bawah (Jogja) juga banyak
mas, kok ngg disebut detail menunya apa aja. Pengen neh…
Ya itu menu utamanya, nasi merah sama jangan (sayur) lombok (cabe), lainnya extended menu
Nasi merah? dari dulu pengen coba tapi sayang di jakarta sepertinya susah di cari yang udah jadi
ato sayanya yang memang males cari?
Luar Biasa… Seandainya hal ini di kembangkan untuk bisnis di kota -2 besar ( Jakarta ), wah benar benar omset yang tidak terbayang nich…
Kulo Nuwun,
Wah uejo sanget meniko mas, mo nyoba tapi jauh, padahal,tempatnya sangat dekat dari rumah, entar kalau pulang pasti saya mo mampir ke warung nasi beras merah,sekalian liat2 menunya, siapa tahu bisa saya kembangkan di Balikpapan.
Kalo jadah ama puli tempe ono ya mas.
Saya baru buka, baru bongkar2 kadang yang di Semanu, eh malah ketemu karo Mas Wahyu.
Wah,jadi inget rumah. Omahku cedak banget karo warung kuwi he….ih kangen ngomah he….
Wadun aku yo jdi pingin pulang kampung, ngomong2 alamatnya dmn ya mas ko nek aku pulang kampung neng Rongkop tak mampir.
Mau juga Ni,,kapan2 boleh juga ni nyoba??? kadose sekeco angen nipun ngrahapi……….