Jembatan Srandakan II

Jembatan Srandakan IIDulu waktu saya masih SMA, jembatan Srandakan (18 April 2000) terkena erosi, sehingga arus lalu lintas Jogja selatan antara Kabupaten Kulonprogo dan Bantul terputus. Menurut berbagai sumber, katanya Jembatan Srandakan II merupakan jembatan yang terpanjang di pulau Jawa.

Dari website infojembatan.com:

Pekerjaan konstruksi bangunan bawah jembatan Srandakan II menggunakan pondasi Bore Pile berdiameter 80 cm, sedangkan bangunan atas: PCI Girder dengan panjang total sepanjang 1.600 m yang terdiri dari panjang bentang jembatan: 626,75 m, oprit dan Ramp: 973,25 m dengan lebar jembatan: 11 m. Biaya pembangunan mencapai Rp.37,554 milyar, yang berasal dari APBN dan Pinjaman Luar Negeri dengan Kontraktor pelaksana PT.Yasa Patria Perkasa dan Konsultan Supervisi PT. Herda Carter Indonesia & Ass.

Setelah 7 tahun menunggu, akhirnya jembatan Srandakan II kelar, dan sudah dibuka untuk masyarakat, sehingga mobilitas untuk jalur selatan sudah pulih. Dan sayapun akhirnya melewati jembatan itu pada waktu perpanjangan KTP.

4 Responses to “Jembatan Srandakan II”

  1. Jembatan ngendi iku??? aku gak ngerti… hahahahaha…

  2. wah, jembatan ini dulu (taun 70-an sampe awal 90-an) stiap lebaran saya liwati kalok pulang ke desa ibu di tempel, mbumirejo. turun sepur dari bandung dilanjutkan ngebis sampai srandakan, disambung ndokar sampek rumah. wah masa lalu kalo diinget2 memang ngangeni. sekarang dokar di srandakan saja kayaknya sudah punah ya?

    j.s.

  3. selamat menikmati aja
    semoga jembatan srandakan II
    bisa berguna khususnya bagi warga sekitar
    dan umumnya warga Indonesia seluruhnya…

Leave a Reply