Archive for the ‘Food & Beverages’ Category

Apel Untuk Obat Diabetes atau Kencing Manis

Beberapa jenis diabetes ternyata bisa disembuhkan, dengan cara makan apel setiap hari, selama kurang lebih 3-4 bulan. Kandungan yang ada di dalam apel berfungsi untuk mengembalikan fungsi pankreas untuk memproduksi insulin. Pada kasus diabetes, kinerja pankreas terganggu dan tidak bisa memproduksi insulin dengan baik (bukan tidak memproduksi sama sekali).

Bagi yang malas atau tidak suka makan apel, bisa diganti dengan meminum cuka apel (apple cidder) secara teratur. Cuka apel ini biasanya tersedia di swalayan dan apotik-apotik. Makan apel dengan cara mengunyah lebih disarankan karena dalam proses mengunyah terjadi stimulasi beberapa kelenjar di area mulut.

Bagi yang masih sehat, untuk menghindari diabetes, perbaiki pola makan, terutama jangan makan makanan atau minuman/sirup yang mengandung pemanis buatan, karena justru pemanis buatan inilah yang memicu kerusakan pada pankreas, sedangkan mengkonsumsi pemanis yang alami (gula tebu, dll) memiliki tingkat resiko yang lebih kecil.

Informasi ini saya sadur dari berbagai sumber dan pengalaman dari beberapa orang yang menjalani pengobatan ini, semoga bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.

Wisata Kuliner di Jogja: Soto Bausetro

Soto Bausetro adalah masakan khas yang diramu dengan menggunakan bumbu khas yang ditambah dengan bahan rempah-rempah Jawa yang alami tanpa bahan pengawet, sehingga aman untuk dikonsumsi siapa saja.

Rempah-rempah alami telah digunakan oleh masyarakat Jawa secara turun temurun untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Bumbu rempah tidak hanya menyumbangkan citarasa lezat pada masakan, tetapi juga mempunyai kekuatan menyembuhkan. Ini dikarenakan di dalam rempah-rempah terkandung senyawa fitokimia, yaitu sejenis obat yang terdapat pada tanaman.

Soto Bausetro diracik dengan secara khusus, selain menyegarkan juga dapat digunakan sebagai terapi untuk menjaga kebugaran dan kesehatan.
(more…)

Kantin Klaster Sains MIPA UGM

Kantin Klaster Sains MIPA UGMKendali Mutu dari DekanatBelum lengkap rasanya kalau para pelacong Jogja belum merasakan cita rasa baru dari MIPA UGM, yang meluncurkan food court yang berada di bekas lahan parkir MIPA Utara UGM. Kawasan ini kemudian ditata menjadi lebih menarik dan elegan, yang mengumpulkan berbagai macam pilihan kedai sesuai dengan selera yang ditawarkan, mulai dari yang biasa, seperti nasi dan aluk pauknya, bakso, mie ayam, mpek-mpek, dan berbagai macam cita rasa yang cukup bervariasi.

Berbagai pilihan rasa khas tersedia, sejalan dengan besarnya kocek sekelas mahasiswa atau karyawan di lingkungan kampus, maka suatu cita rasa yang smart ala sains dan tidak sekedar kenyang ala tukang IT, mengkombinasikan antara nendangnya porsi Elins dan Ilkomp, dengan rasa secantik Jurusan Kimia dan Fakultas Biologi, dan warna-warni setajam Penginderaan Jauh.

Pelajaran pemasaran juga tersedia di situ. Screenshot makanan yang menggoda selera terpampang pada banner di depan masing-masing kios, sehingga tak ayal lagi para mahasiswa terbuai rayuan untuk yang pertama kalinya, untuk selanjutnya, terserah Anda… Benar-benar cita rasa edukasi!

Soto Pak Marto Jl. S. Parman Yogyakarta

Soto Pak MartoPerjalanan makan siang berikutnya yang wajib dikunjungi adalah Soto Pak Marto, yang terletak di Jl S. Parman Yogyakarta, tepatnya dari arah Pojok Beteng Kulon ke utara, lalu perempatan lampu merah belok ke kiri ‘turn left not go ahead’, dan warungnya ini terletak di kanan jalan, tepat sebelum jembatan.

Dari tulisannya ‘berdiri sejak tahun 1960′, jelas Pak Marto ini kalah perkasa daripada Nyonya Meneer yang berdiri sudah sejak 1919, namun untuk citarasa jelas beda, karena rasa soto yang diramu tentu saja memiliki cita rasa yang khas, dengan kuahnya ’sapi banget…’. Selain itu paduan bumbu yang meresap sampai ke akar-akarnya *halah*, dan disanding dengan iso bacem goreng, dan disertai jajan pasar, seperti perkedel kentang, mendoan, tahu goreng, apem, wader goreng, dan aneka racikan lainnya, mengajak kita untuk ikut menjadi ‘koki’ dalam mengkombinasikan antara soto dengan pendampingnya secara proporsional sesuai dengan selera.

Mak Nyuuussss…!!

Nasi Merah Mbok Jirak, Wonosari, Gunung Kidul

Saya sama Culis kebetulan ada acara ke Wonosari, dan mampir untuk makan siang di warung makan nasi merah Mbok Jirak. Ternyata dari tetangga di situ, mereka mengatakan bahwa Jirak itu adalah nama dusun tempat warung itu berada. Lokasinya adalah sehabis kota Wonosari ke arah Semanu, ikut jalan lurus ke selatan, lalu nanti warungnya ada di barat jalan. Kalau bingung, di situ bertanya semua orang tahu dan tempatnya juga mudah ditemukan, karena berada di pinggir jalan besar.

Wahyu & Culis di Mbok JirakMenu Masakan Mbok JirakCulis Mak Nyus

Pertama kali datang, kita langsung disuguh kacang mete, lalu pesan makan dan minum dalam teh poci. Menu yang diberikan waktu itu adalah nasi merah (yang menjadi ciri khas), ayam goreng dan daging sapi goreng manis/bacem, brodhot (usus sapi) goreng manis/bacem, daun pepaya, ikan wader, dan trancam (bukan terancam). Dan tidak lupa lauk utamanya, yaitu sambal lombok (cabe). Tapi pengecualian, untuk urusan sambal sepertinya Fana gak bakalan tertarik yeee.

(more…)