Koran Papua: Cepos, Papua Pos, Bintang Papua
Cenderawasih Pos
Cenderawasih Pos (bukan Cendrawasih Pos) yang sering disebut sebagai Cepos adalah koran Papua yang terbit pertama kali, yang merupakan salah satu bagian dari Jawa Pos Group. Beberapa kategori berita yang memiliki muatan khas lokal Papua adalah: Metro Jayapura, Radar Sentani, Lintas Papua, Radar Sarmi, Radar Biak, Radar Yahukimo, Radar Supiori, Radar Keerom, Radar Puncak Jaya, Radar Bouven Digoel, Info Kaagamaan, Dinamika Tembagapura, Alamku Papua.
Papua Pos
Pada tanggal 8 November 2004, PT. Papua Inti Pers Bersama menerbitkan Surat Kabar Harian Papua Pos yang berivisikan memupuk persatuan untuk mencapai kekuatan dengan informasi yang akurat dan mencerdaskan rakyat.
Bintang Papua
Harian ini merupakan surat kabar yang paling muda, yang hadir untuk memenuhi kebutuhan akan adanya berita dari Tanah Papua.
Untuk memperoleh koran-koran tersebut tanpa berlangganan, kita bisa mencari di beberapa zona ramai, seperti: bandara, pom bensin, mall/swalayan di sekitaran kota Jayapura. Untuk koran lain seperti Kompas dan Media Indonesia biasanya baru bisa diperoleh sore hari karena dikirim melalui pesawat dari Jakarta.


mayan juga udah ada 3 koran di sana ya..
versi onlinenya ada tak ya..hehehe
berita nyata tolong di muat.
di kabupaten sarmi kepala kantor gapensi pak melky daufera sebagai pimpinan.
gapensi yg berada di kabupaten sarmi kurang memenuhi pelayanan yg baik.
dan juga staf di gapensi sdh banyak yg keluar karena gaji tdk pernah di bayar.
termaksud saya sendiri kerja tdk di beri gaji dengan baik.
kepada bintang papua saya berharap agar berita ini dapat diketahui oleh GAPENSI propinsi jayapura.
agar ketua gapensi kabupaten segera di ganti,karena ketua gapensi tdk bekerja dengan baik.
untuk mengembalikan citra dan martabat gapensi,maka ketua gapensi kabupaten sarmi secepat di ganti.
karena di mata semua kontraktor,gapensi sangat buruk dan banyak melakukan kkn.
dan kepada kepala kantor gapensi propinsi jayapura,saya harap yg perlu di ganti orang2 di dalam kantor gapensi cabang kabupaten sarmi sebagai berikut.
1.ketua : melky daufera
2.wakil ketua 1 : estevanus ama
3.wakil ketua 3 : adolof dhimo
4.wakil bendahara:anny sroyer
5.sekertaris : rudy a.mofu
saya harap nama2 di atas segera di ganti,apa bila tdk segera di ganti maka kejelakan gapensi akan di ketahui di seluruh pelosok.jd dengan horma saya harap agar mereka ini segera di pecat dr jabatan mereka.
kepa bintang papua ini bukan rekayasa atau kebohongan.
ini fakta yg ada di kabupaten sarmi.
terimah kasih
saya bekerja di gapensi sdh lama
dan sy keluar dari dapensi tahun 2007
identitas saya tdk kasih.
sekarang sy harus buka semua tentang keburukan gapensi.
karena sudah 2 tahu saya pendam.bila masih kurang percaya.
bisa cek sendiri apa sy bohong atau saya yg benar.
KPU PUSAT, KPU PROPINSI HARUS TEGAS ATAS PELANGGARAN KODE ETIK KPU TERHADAP KPUD KABUPATEN JAYAWIJAYA
KPU merupakan organisasi indepeden yg tlh diberikan amanah oleh rakyat demi tatanan demokrasi tetapi apa yang terjadi di KPU kabupaten jayawijya telah mencoreng nama baik organisasi tersbut,, yang mana telah kami ingatkan dari awal bahwa KPU harus bersikap netral tetapi KPU sendiri melakukan pelanggaran maka kami pihak partai politik, masyarakat jayawijaya memintah kepada KPU pusat dan propinsi papua harus meninjauh kembali hasil pemilu DPRD Kabupaten Jayawijaya agar dapat menciptakan iklim kondusif pemilu aman dan damai demi integritas bangsa dan penegakan supremasi hukum mengawal pemilu sebagai wadah demokrasi untuk menciptakan pemimpin bersih dan bertanggungjawab. Karena KPUD Kabupaten Jayawijya melakukan pelanggaran pemilu secara nyata-nyata yaitu:
1. KPU jayawijya pleno tgl 23-29 april hasil plenonya sudah jelas tetapi KPU mengakomodir caleg yang tidak dapat suara dan dalam rekapan hasil pleno juga sudah jelas namun namanya diumumkan bahwa caleg tersebut lolos yaitu seperti CALEG PARTAI NO.7 SAUDARA REYNOL BUKORSUM,SH caleg dari dapil 1 wamena dia tidak dapat suara kokok diumumkan namanya bahwa di lolos ane sekali
2. KPU jayawijaya sebarkan 3 berita acara hasil pleno dengan sengaja menelabuhi setiap caleg dan partai
3. setelah pemilu tanggal 9 april 2009, hasil pemilu DPR dan DPRD jayawijaya pleno tingkat Kelurahan dan tingkat PPD Distrik wamena kota dapil 1 tidak dilakukan pleno dan KPU memaksa PPD Distrik dapil 1disuruh kumpul langsung ke KPU dengan alasan waktu habis tetapi pada kenyataannya sekarang masalah hasil pemiluh DPRD jayawijaya tidak jelas
4. KPU jayawijaya Umumkan Nama-nama caleg ada yang berdasarkan hasil rekapan ke 1 ada yang berdasarkan rekapan berita acara ke 2 dan ada yang berdasarkan berita acara ketiga di hotel jayapura oleh 5 anggota KPU sendiri apakah hal ini benar?
5. pada kenyataannya KPU Jayawijaya sudah melakukan kejahatan pelanggaran pemilu dan memberikan contoh tidak baik untuk masa depan daerah pengunungan tengah papua
6. KPU jayawijaya secara sengaja menciptakan konflik di wamena, sudah telah secara nyata tetapi mengapa pemerintah daerah dan pihak aparat penegagak hokum masih melindungi para penjahat pemilu pemerintah Jayawijaya jadi……………..?
7. Hasil perolehan suara KPU jayawijaya Banyak tidak dimasukan
8. Rekayasa data yang mana tidak sesuai dengan hasil pleno tgl 28-29 yang ditandatanggani oleh saksi Parpol dengan berita acara yang dibuat oleh KPU Kab. Jayawijaya dengan saksi yang beda dan ditandatangani pada hari yang sama dan tanggal yang sama, dengan hasil yang beda, serta hanya di sahkan oleh pihak anggota KPU sendiri
Terindakasi pengandaan berkas dan ada Bukti, Telah terjadi penggelembungan dan pengurangan perolehan suara pada hasil Pleno KPU Kabupaten jayawijaya yang dilaksanakan pada tanggal, 23 s/d 28 April 2009 di KPU dimana dalam hasil Pleno Rekapitulasi perolehan suara KPU telah melakukan pelanggaran/penyimpangan ,ini terlihat dari hasil Pleno Rekapitulasi yang telah dilaksanakan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk DPRD Kabupaten (wilayah dapil 1 Kab. jayawijaya)
Hal ini sangat bertentangan dengan UU No. 10 Tahun 2008 tentang Pemilu DPR, DPD, DPRD Pasal 298’‘ bahwa setiap orang dengan sengaja merubah berita acara hasil perhitungan suara dan atau sertifikat hasil perhitungan suara didenda dengan pidana penjara paling singkat 12 bulan dan paling lama 60 bulan dan denda paling sedikit 500 juta rupiah dan paling banyak 1 miliar rupiah.
Pasal 299 Ayat (1) Bahwa Anggota KPU /KPU Prov/KPU Kab/Kota dan PPK karena kelalaiannya mengakibatkan hilang atau berubahnya berita acara hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dan atau sertifikat perhitungan suara di pidana dengan pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 bulan dan denda paling sedikit 6 juta rupiah dan paling banyak 12 juta rupiah. Ayat (2) bahwa dalam hal tindakan pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan karena kesengajaan dipidana dan atau penjara paling sigkat 12 bulan dan paling lama 24 bulan dan denda paling sedikit 12 juta rupiah dan paling banyak 24 juta rupiah.
Rician data Pengelembungan/ pengurangan suara
partai dan caleg yang dilakukan KPU Kab. jayawijaya untuk DPRD Kabupaten wilayah dapil 1
Kesimpulan:
Berdasarkan data tersebut diatas telah terjadi pengelembungan dan pegurangan suara serta rekayasa data yang dilakukan oleh KPU Kabupaten jayawijaya yakni :
1. Pengelembungan/ pengurangan suara partai dan caleg yang dilakukan KPU jayawijaya untuk DPRD Kabupaten dapil 1 atas hasil
:
- Maka berdasarkan data diatas, kami meminta kepada KPU Pusat segera merekomendasi kepada KPU Provinsi membuat dewan kehormatan untuk memecat/memberhentikan secara tidak hormat KPU Kab.jayawijaya, atas pelanggaran kode etik,,tetapi sampai hari ini kami belum ada tanggapan dari KPU Pusat menindak bawahannya dan hal ini kami sudah laporkan KPU Pusat,,,ada apa,,,,,,,?…dengan sistem Hukum yang berlaku apa mereka harus bebas saja,,,,,ataukah KPU jayawijaya dapat Konpensasi khusus dari KPU pusat…?
HASIL PLENO REKAPAN PEROLEHAN SUARA DAPIL 1 KAB. JAYAWIJAYA DAN CALEG YANG DAPAT KURSI DPRD JAYAWIJAYA YANG SEBENARNYA .
HASIL PLENO URUTAN PEMENANG PARTAI DAPIL 1
No. Partai pemenang dapil 1
1. PAN
2 PKDI
3 GOLKAR
4 PKS
5 PDI-P
6 PATRIOT
7 PIS
8 PBR
9 PDK
10.
PKB
Dan partai yang lain tidak menang tapi KPU mengakomodir maka KPU jayawijaya jadi tanda tanya
mas Wahyu Wijanarko tolong kirim berita tentang Papua melalui emill saya diatas .trima kasih atas kerja samanya mas
Wahyu Wijanarko.
Saya tidak tau apa blog ini berisi informasi yang akan di teruskan ke media berita atau hanya sekedar bloggers dengan google adsense nya tapi… informasi ini saya rasa perlu saya tuliskan disini karena ini berhubungan dengan warga papua.
PT. KP-IRJA (konsultasi pembagunan irian jaya) dalam tahun 2009-2010 mendapatkan tender sekian triliun dari pemerintah pusat untuk membangun pembangkit listrik tenaga air yang terletak di kecamatan mimika timur ( kapiraya )- urumuka. dalam hal ini bekerjasama dengan dinas pertambangan Prov dan kecamatan.
pekerjaan dimulai dari pembuatan HELIPAD (Landasan coper) untuk sarana angkut/muat ke pusat pembangkit listrik. dalam hal ini di kerjakan oleh sub kontraktor di kabupaten tersebut. namun dalam hal kesepakatan nilai kontrak yg disepakati oleh pihak KP-IRJA dengan pihak sub kontraktor tidak di bayar sesuai perjanjian. pihak KP-IRJA berhubungan dengan pihak kontraktor melalui dinas pertambangan kabupaten mimika
dalam kontrak perjanjian titik awal landasan yg akan dibangun berjumlah 4 titik dengan masing2 koordinat yg berjarak kurang lebih 7-10KM ini menggunakan material permanen alias semen dan pasir. namun kenyataannya pengerjaan di lapangan menggunakan kayu sebagai bahan baku. (Kayu hasil penebangan daerah sekitar titik koordinat)
kebijakan ini di ambil oleh PT.KP-IRJA yg dalam hal ini di laksanan oleh IR.LAmusi sebagai pengambil kebijakan dan keputusan sebagai perubahan yg diakibatkan karena keterbatasan Coper (Helicopter) sebagai sarana transportasi yang tidak memadai dalam hal daya angkut. kemudian digunakan juga transportasi laut berupa kapal kayu kecil dengan lebih minim daya angkut sebagai pembantu dalam menelusuri liku2 kali kecil yg di tempuh oleh pekerja ke titik lokasi yang seharusnya dalam kesepakatan tidak tertulis, menggunakan coper.
kami selaku pihak kontraktor merasa dirugikan dengan kebijakan sepihak dari Mr. Lamusi sebagai negosiator, pengambil keputusan,merangkap surveyor.
dari hasil kesepakatan kerja bahwa material yang akan digunakan adalah semen dan pasir (Permanen Helipad) namun kenyataan berubah ke kayu sebagai bahan utama. sebab biaya material yg di timbulkan dari perubahan penggunaan kayu membengkak dari biaya permanen sebelumnya. seperti contoh penggunaan timbunan ke umpak gelagar kayu dan jasa tukang senso. kami tidak tau apakah ini sudah direncanakan sebelumnya. (kontrak berubah, nilai kontrak tetap)
namun oleh karena kesepakatan yg telah di tandatangani dan janji dari Mr. Lamusi bahwa semua dapat di bicarakan dan di bayarkan kemudian, akhirnya kami mengikuti saja alias menyesuaikan dengan nilai kontrak yg sebelumnya. walau keuntungan kami sangat tipis. kami menggunakan kurang lebih 7 orang pekerja dan 10 orang lokal urumuka.
dari hasil pekerjaan semuanya berjalan cukup lancar walau ada sedikit insiden dari pihak pekerja KP-Irja yg mengerjakan Pembangkit Listrik (PLTA) dan juga miss komunikasi dengan orang lokal. namun semuanya bisa di atasi dengan cara2 sosial dari Mr. Lamusi sebagai penanggung jawab.
akhirnya semua pekerjaan selesai, walau dalam tender kontrak hanya di kerjakan dalam 49 hari. kenyataannya project ini di kerjakan sampai 4 bulan. dengan alasan transportasi coper yg tidak tersedia.
sebagai pihak kontraktor sudah tentu hal ini akan menambah biaya operasional, sebab bahan makanan dan waktu kerja serta bahan bakar yg di sediakan membengkak.
setelah pekerjaan ini rampung. dana sisa yg di bayarkan tak kunjung di lunasi. dengan alasan jenis kayu yg digunakan tidak baik, dan harus diganti. padahal dalam pengerjaan ini di awasi oleh pihak KP-IRJA sebagai mandor. walau sebelumnya sudah di sepakati dan dijanjikan oleh yg bersangkutan akan segera di lunaskan.(commitment)
namun sampai saat ini belum juga!di bayarkan ke pihak sub kontraktor alias bullshit!!(. sebagai pihak sub kontraktor kami mohon berita ini di teruskan sebagai bahan pertimbangan pembangunan daerah khususnya papua kedepan. karena jangan karena kepentingan satu orang atau beberapa orang yg ingin mengeruk keuntungan dari Project2 seperti ini. mengorbankan hak para pekerja kontraktor maupun pembangunan jangka panjang.
para pengerja kacangan yang tidak faham konstruksi dan lapangan yang di turunkan mengerjakan pekerjaan berkwalitas dan berkelanjutan ini. apalagi pihak lokal urumuka kedepan bila terjadi bencana atau musibah lain akibat pembangunan infrastruktur yang tidak professional dan akurat.
Belum lagi.. para pekerja lokal yang di rekrut bekerja tanpa jaminan hitam di atas putih (kontrak antara main kontraktor dan tukang). jaminan kesejahteraan dan asuransi apabila terjadi hal2 yg tidak di inginkan di lokasi proyek (hutan)
Mohon di teruskan ke yg berwenang. kami sebagai pihak sub kontraktor memiliki bukti2 dan data yg akurat apabila ada pertangungan jawab.
salam
PABRIK BIOETANOL
Ini impianku. Di dunia mimpi apa saja bole saja terjadi, tersera yang mimpi. Kata orang wamena “Niniki nen endak eriyak bake kwe. Nen meya eriyak enake” . Jangan tanya masalah logika, realita, dan referensi darimana.
Aku sedang asik- asiknya meneliti tentang bioetanol selulosa (cellulosic ethanol). Penelitianku masih dalam taraf percobaan di laboratorium dan skalanya kecil. Tetapi aku selalu “bermimipi” tentang pabrik bioetanol berbahan baku pati-patian dan molases yaitu: ubi/ petatas, singkong, jagung dan gula tebu.
Fermentasi etanol adalah fermentasi yang sangat kuno. Spiritus (methanol+ etanol) atau ciu (etanol) sudah diproduksi dalam skala besar. Artinya teknologi fermentasi dan distilasi dalam skala pabrik sudah dikuasai. Singkatnya tinggal pakai saja. Teknologi fermentasi agak maju beberapa langkah ke belakang. Masih ada beberapa beberapa proses tambahan sebelum masuk ke fermentasi dan distilasi. Sedangkan untuk pemurnianya menjadi etanol bahan bakar (Fuel Grade Ethanol) juga sedang dikembangkan. Aku lebih fokus diproses awalnya, yaitu menyiapkan selulosa agar bisa di fermentasi mejadi etanol
Bahan baku pati dan moleses sangat banyak. Bahan baku ini jumlahnya sangat melimpah, murah dan mudah didapat. Jika mau membuat pabrik bioetanol masalah bahan baku tidak begitu menjadi masalah.
Proses pertama adalah mendesain dan mengonstruksi alat fermentor, proses kedua adalah membuat bahan baku fermentasi ketika mendesain alat distilasi keempat mendedistilasikan.. Teknik ini sangat murah dan mudah. Dapat dilakukan untuk skala berapun. Aku yakin ini sangat ekonomis dan efesien
.
Fementor untuk fermentasi etanol. Fermentor ini memilki dua tabung yaitu tabung dalam dan tabuang luar untuk tabung luar sebagai kondensor. Disini proses fermentasi dibuat optimum untuk menghasilkan etanol.
Peralatan destilasi sederhana , prisipnya memisahkan dua atau lebih komponen cairan berdasarkan perbedaan titik didih yang jauh berdeda . Destilasi sederana dalam skala laboratorium mampu menghasilkan etanol dengan konsentrasi 50%. Dan dapat dikembangkan dengan teknik destilasi Refluks satu atau dua kolom untuk menghasilkan etanol kosentrasi 96%, menjadi bahan campuran pada premium dan penganti minyak tanah.
Teknologi bioetanol, khususnya etanol generasi pertama sudah siap. Bisa baca iklanya di Majalah Trubus, persis sama ramenya ketika mulai booming jarak pagar.
Etanol memiliki nilai ekonomi tinggi, tidak hanya untuk biofuel. Kalau pasokan bahan baku tidak diragukan, membuat pabrik adalah langkah yang strategis. Sejalan dengan permintahan pasar, saya yakin usaha ini akan berjalan dengan baik.
Hasil riset ini dapat dikembangkan menjadi skala industry sehingga dapat membuka lapangan kerja menyerap tenga kerja. Apabila kalau ada dorongan dari pemerintah.
Saya yakin pabrik Bioetanol ini sangat bermanfaat karena pentingnya dalam teknologi proses pembuatan makanan, minuman, obat dan bahan kosmetik dan paling terpenting adalah Bioetanol industy grade bahan campuaran pada pemium dan penganti minyak tanah yang dapat mengatasi ketergantungan masyarakat pada bahan bakar minyak. Semoga dapat membantu memerdekakan bangsa Indonesia dari kebodohan dan Pembodohan.
Curriculum Vitae Peneliti
1.1. Pelaksana
Nama Lengkap Tempat Tanggal Lahir
Daibet D Wakerkwa Wamena, Papua 21 November 1984
1.2. Pendidikan
SEKOLAH DAN LOKASI TAHUN SELESAI JURUSAN
SD INPRES TIOM-PAPUA 1998
SMP N 2 TIOM-PAPUA 2001
SMA N 1 TIOM-PAPUA 2004 IPA
1.3. Pengalaman Kerja Kegiatan
Fermentasi Jagung menjadi Beer 2007-2008
Fermentasi Ubi Kayu menjadi Beer 2007-2008
Fermentasi Gula Tebu menjadi Beer 2008-2009
Fermentasi Gula Aren menjadi Beer 2008-2009
Desain Dan konstruksi Fermentor 2009
Bintang Papua emang yang termuda tapi dari sisi kualitas tulisan dan independensi, strategi penetrasi pasarnya tidak bisa dianggap muda, karena koran ini adalah kumpulan dari jurnalis – jurnalis muda yang idealis, kreatif dan penuh dedikasi tinggi pada Pers dan persoalan – persoalan Papua
Menjelang pelaksanaan SNMPTN (Seleksi nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) yang akan berlangsung pada tanggal 2 mei 2010, di seluruh wilayah Indonesia!
Sangat di sayangkan dengan ditetapkannnya sistem penerimaan on-line oleh panitia pusat menyebabkan panitia lokal jayapura (UNCEN) tidak dapat melaksanakan ujian di daerah kabupaten, dengan berbagai alasan salah satunya pemda kabupaten tidak menunjang panitia lokal (uncen) untuk melaksanaan ujian di daerah kabupaten!
Timbul pertanyaan berapa sih biaya yang dibutuhkan untuk pelaksaaan ujian di daerah! kalau cuma sebesar perjalanan jayapura-jakarta pasti pemda kabupaten mampu!
Mohon informasi yang jelas mengenai biaya yang di butuhkan untuk membiayai pelaksanaan ujian di daerah! mungkin rakyat yang hanya petani bisa sumbang untuk anak2nya bisa kuliah di universitas negeri di jayapura, tanpa dukungan dari pemda!
lalu timbul pertanyaan dalam benak saya, kemanakah dana otsus dan bantuan pendidikan yang di gembor gemborkan oleh antek2 pendidikan di tanah papua ini!
dari yang mencintai papua
Saya dulu juga sering jalan-jalan ke Jayapura, biak, nabire, sorong, dan bintuni….
Dulu saya waktu di entrop jayapura juga sering beli dan baca koran cendrawasih pos.
Yaahh…., kalau saya baca lumayan juga sih berita-nya….
cuma kok sekarang tidak ada versi web-site nya….
Kalau ada yang punya koran cendrawasih pos yang baru terbit bulan oktober 2010 kemarin…, tolong dong kirim 1 saja (yang terbit hari sabtu) untuk saya…., please…”
Terima kasih.
Bili wida torena.
di Cari agen lks SMP, sma dan SMK.
dilengkapi dengan RPP dan Pegangan Guru
hub.maspurbkl@yahoo.com atau 087849744221
mas tolong muat berita-berita papua yang memuaskan orang lain jangan itu2 saja, sekali2 berita, Ham k, atau penidasan2 yang terjadi di papua tu tolong!
Apakah saya bisa dapat berita tentang sosialisasi program pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten Biak Numfor tahun 2010 yang sudah pernah disosialisasikan kepada masyarakat?
Kalau boleh 2 atau 3 berita dan kirim ke email saya ini(w3mfr13d@gmail.com).
Trima kasih
bos surat kabar harian-nya kurang tu… masih ada Bisnis Papua, juga Pasific Post Group (Papua Pos Nabire, Arafura News (merauke), Papua pos Mappi, Sentani news, Warta Keerom, dan Papua Barat Pos) Pasific Post sendiri dulunya adalah Papua Pos yang didirikan tahun 1999/2000, setelah itu pecah di tahun 2004 hingga sekarang.
Kami, bagian dari 99% #DUDUKI JAKARTA OCCUPY JAKARTA yang telah mengadakan “DISKUSI SEPEKAN PAPUA” (14-20 Nopember 2011) di pelataran Bursa Efek Indonesia, telah menyimpulkan:
Bahwa selama PT Freeport beroperasi di Papua (1975-2010) telah mengakibatkan lebih dari 3.000 jiwa meninggal dunia karena pencemaran lingkungan (laporan diketahui dan ditandatangani oleh SETDA Kab. Mimika Drs. Marthen Gray)
Bahwa selama 43 tahun Freeport memperoleh 7,3 ton tembaga dan 724,7 juta ton emas. Atau dihitung rata-rata setiap tahunnya Freeport memperoleh sekitar Rp.84.267.442 triliun sedangkan yang masuk kepemerintah Indonesia dari pendapatan tersebut hanya sekitar 1% atau 80 triliun setahunnya (Kompas, 17 November 2011, Berhitung dengan Freeport oleh Kwik Kian Gie).
Bahwa pendapatan yang sangat besar tersebut juga tidak berpengaruh terhadap buruh PT Freeport yang rata-rata hanya memperoleh gaji 7.5 US$ / 43 jam.
Bahwa pendapatan PT Freeport juga tidak berpengaruh terhadap masyarakat Papua dengan terbukti sangat minimnya sarana-sarana umum yang diperlukan oleh masyarakat Papua. Pembangunan di Papua telah dapat di katakan GAGAL. Infrastruktur sekolah yang payah misalnya, tak ada guru mengajar, ada gedung yg hampir roboh, gedung rumah sakit yang kosong karena tidak ada dokter dll. Ekonomi Papua tidak pernah bergerak maju walaupun ada perusahaan-perusahan tambang disana. Hunting dan gathering system masih menjadi praktik ekonomi rakyat Papua dimana-mana. Bagaimana mungkin rakyat Papua bisa menghadapi Freeport dan MIFE? Dengan kehidupan yang sangat di bawah standar tersebut? Bagaimana mungkin ekonomi dan rakyat Papua bisa di transformasikan dan masuk ke dalam pasar modern?.
Bahwa selama pemerintahan Orde Baru, ada indikasi dengan sengaja untuk mempertahankan keterbelakangan di Papua. Sehingga pasca reformasi 1998, posisi-posisi penting di level birokrasi di jabat oleh rakyat asli Papua yang tidak siap duduk di pemerintahan dan masyarakat Papua menjadi korban. Birokrasi yang bobrok di mana-mana di Papua. Negara tidak hadir di saat masyarakat membutuhkan. Trend politiknya adalah Papuanisasi yang penting rakyat Papua tidak bicara Merdeka, walaupun mereka melakukan korupsi dalam jabatan di pemerintahan, mereka tetap tidak di tangkap dan di penjarakan.
Bahwa dalam menangani persoalan Papua, pemerintah Indonesia cenderung menggunakan cara-cara militeristik, selain menimbulkan korban jiwa juga menimbulkan traumatic yang mendalam dari masyarakat Papua. Rakyat Papua di stigma separatis, dan kemudian di hantam dengan transmigrasi dan mereka tersingkir karena rendahnya mutu tenaga-tenaga produktif Papua yang kalah bersaing dengan pendatang. Marginalisasi terhadap rakyat Papua terjadi sampai sekarang.
Demi mengeluarkan masyarakat Papua dari penindasan dan penghisapan yang dilakukan oleh kekuatan 1 % (korporasi) dan untuk Mengangkat Harkat dan Martabat Rakyat Indonesia dengan ini kami mengeluarkan RESOLUSI sebagai berikut:
1. Hentikan kekerasan terhadap rakyat Papua dalam bentuk apapun sekarang juga. Jamin keamanan untuk rakyat Papua. Tarik TNI dari Papua.
2. Cabut izin operasional Freeport di Papua. Hentikan operasional tambang Grasberg, serahkan keputusan kepada buruh freeport, rakyat, dan masyarakat adat disana ttg pengelolaan sumber daya alam di bumi Papua.
3. Pemerintah harus bertanggungjawab untuk segera membangun fasilitas infrastruktur seperti jalan, sekolah, rumah sakit dll demi terjaminnya kesejahteraan rakyat Papua.
4. Dialog Papua secara terbuka dan menyeluruh dengan melibatkan partisipasi sepenuhnya rakyat Papua.
5. Pulihkan hak rakyat Papua berdemokrasi, meningkatkan kapasitas produksi dan membangun tenaga produktif Papua.
6. Hentikan stigmatisasi dan kriminalisasi terhadap rakyat Papua.
7. Tuntut PT Freeport Indonesia atas pelanggaran-pelanggaran HAM, pencemaran lingkungan dan kekerasan terhadap rakyat Papua.
8. Segera jamin keamanan buruh Freeport. Kabulkan tuntutan upah buruh Freeport dan bayarkan hak-hak mereka selama mogok.
9. Bebaskan tawanan politik Papua
Demikian resolusi ini di nyatakan sebagai perwujudan solidaritas dan tanggung jawab bersama terhadap cita-cita Proklamasi.
Kehadiran Asisten III(Mas Waryoto di Boven Digoel kami nilai provokatif bukan profisioal,terselubung perebutan jabatan Sekda Boven Digoel,,menurut kami pemerintahaan sudah berjalan sesuai peraturan perundang-undanganyang berlaku yaitu wakil Bupati pelaksanakan tugas bupati berdasrkan SK mendagri..oleh karena itu saya menghimbau kepada masyarakat Boven Digoel untuk jangan terprovokasi sebab jabatan seorang Sekda itu ada syarat-sayarat dan mekanismenya
ada saj selalu masala bosan,kapan bisa membangun
boss kenapa masala pelanggaran ham di papua tdk di muat dlm cepos kalau gitu jgn pake cepos tapi indopoas aj,,kmu org ini takut atau sengaja tra mao tulis
kepada yth pipinan redaksi cepos di jaya pura tolong beritakan komentar saya Sbb:dari konnget hendrik,,,bersama saya serukan kepada kelompok-kelompok kecil yg mangatas namakan tokoh masyarakat dengan keluarkan pernyataan yg sifatnya mengasut dan meganngu kinerja pemerintah agar baca dan paham aturan-aturan pemerintah yg berlaku…
kepada yth pipinan redaksi cepos di jaya pura tolong beritakan komentar saya Sbb:dari konnget hendrik,,,bersama ini saya serukan kepada kelompok-kelompok kecil di kab,boven digoel yg mangatas namakan tokoh masyarakat dengan keluarkan pernyataan yg sifatnya mengasut dan meganngu kinerja pemerintah agar baca dan paham aturan-aturan pemerintah yg berlaku…jangan karena lapar,haus dan rakus jabatan…
ABD boven digoel disinyalir di gunakan olh saudara dolfi kalalo org manado melarat gila harta,utk memperkaya diri maka segera diusut,jangan sampai biarkan dia lolos dari perbuatannya…
pasangan calon gubernur dan wakil gubernur provinsi papua
DRS. WELLINGTON WENDA,M.SI DAN IR.WEYNAND WATORY akan kampanye pertama di kabupaten lanny jaya tempat kelahiran wellington wenda
KONFLIK SOSIAL MASALAH PILKADA DI KABUPATEN TOLIKARA PROVINSI PAPUA
Telah terjadi konflik antara 2 orang massa peserta Pemilu Pilkada di Karubaga Kabupaten Tolikara Provinsi Papua pada tanggal 15 Februari 2012. Akibat peristiwa ini, 45 orang korban meninggal dunia, dan juga terdapat luka ringan sebanyak 471 orang, luka sedang sebanyak 5 orang, serta korban luka berat sebanyak 34 orang yang terdiri dari 18 orang dirawat jalan di RSUD Jayapura dan 20 orang lainnya di larikan ke RSUD Wamena.
Untuk saat ini, situasi di Karubaga belum kondusif sehingga akses darat dari Wamena ke Karubaga pun terpaksa ditutup.
Berkat pemantauan yang terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara, Dinas Kesehatan Provinsi Papua, PPK Sub Regional Papua dan Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI yang diantaranya dengan cara mengevakuasi korban, memberikan pelayanan kesehatan di RSUD Jayapura dan RSUD Wamena, serta dengan mendirikan 2 buah tenda rumah singgah sementara sebagai tempat tinggal korban di RS dan ruangan rawat inap untuk korban kerusuhan, permasalahan kesehatan pun masih dapat ditangani oleh jajaran kesehatan setempat.
saya secara piribadi menolak dengan tegas bahwa adanya isu-isu pemekaran kabupaten baru yang di usulkan oleh elit politik papua .sementara daerah otonom baru perang sengeta pemilukada dan pemerintah hanya bayar nyawa manusia dengan uang .para elit politi jangan mandi uang darah rakyat . pemerintah perlu berpikir pembangunan manusia dalam arti siapkan SDM dulu baru minta pemekaran baru.