Portal Ketawa dot Com Diakuisisi Oleh Media Group

Ketawa dot ComJakarta, Indonesia, Terhitung tanggal 1 April 2007 Divisi online Media Group resmi mengakuisisi portal ketawa.com, salah satu media humor online yang memiliki kantor berbasis di Yogyakarta. Sebagai salah satu portal humor terbesar di Indonesia, portal ketawa.com menyediakan akses database humor dalam Bahasa Indonesia, dan juga dalam berbagai bahasa daerah di Indonesia, seperti Bakusedu Manado, Bobodoran Sunda, dan Humor Suroboyoan. Portal ketawa.com berisi humor-humor segar Indonesia yang diupdate setiap hari.

“Apa yang kami lihat dari ketawa.com adalah konsep dalam memberikan informasi hiburan berupa humor kepada masyarakat. Kami rasa hal ini akan menjadi hal yang inovatif ketika media siaran digabungkan dengan media online dan medai cetak, yang menggabungkan antara berita dan hiburan, tanpa mengurangi esensi dari informasi yang diberikan kepada masyarakat.”

Akusisi portal ketawa.com ini akan menjadi akuisisi terbesar sejak Media Group membangun beberapa portal berita pada tahun sebelumnya. Anggy F. Moya, Editor-in-Chief Media Group, menolak untuk memberi komentar seputar proses negosiasi dan pembelian ini. Hal serupa juga dilakukan oleh Wahyu Wijanarko, CIO ketawa.com, yang juga menolak memberikan komentar seputar hal ini. Sementara itu, sampai dengan berita ini diturunkan poses propagasi pemindahan DNS sedang dilakukan.

Informasi terkait:
Wikipedia
M.O.H
Goblogmedia

Saran Google Kalau dari Chicago ke London

Google Route SuggestGoogle Map memiliki fasilitas untuk membuat rencana perjalanan dan rute yang dimiliki. Salah satunya adalah untuk perjalanan dari Chicago ke London.

Saya membaca blognya UpgradeTravelBetter agak ‘terkesima’ dengan result yang dihasilkan oleh Google. Google menyarankan untuk ‘berenang’ melintasi Samudera Atlantik.

Mungkin yang dimaksud dengan ’swim’ itu adalah naik kapal atau sejenisnya atau mungkin bagian dari humornya Google. Who knows? Tapi kalau rutenya diikuti dengan benar, selain memang juga sampai, badan bisa sehat :)

Kalau mau coba, pakai Google Map dari Chicago ke London.

Bodoh Kok Dipelihara…

Pernahkah suatu kali Anda melupakan sesuatu karena terlalu sibuk atau karena otak Anda sudah penat sehingga menjadi manusia bodoh/o’on/goblok/pekok? Kalau saya mungkin sering, terutama pada jam-jam sehabis jam kerja. Entah itu HP ketinggal di meja, laptop ketinggal di warung makan, kartu ATM ketinggal di mesin, salah bayar tukang parkir, dan kejadian-kejadian lainnya, yang disebabkan karena menurunnya tingkat konsentrasi.

Kalau konsentrasi sudah berkurang seperti itu, lebih baik menghindari kegiatan-kegiatan yang bisa mebahayakan, seperti: menjalankan mesin, menyetir, dan aktivitas lain yang bisa berbahaya. Bahkan jalan pun bisa bahaya, lha wong adik saya saja jalan pernah kejeduk traffic light, gara-gara kurang konsentrasi, sehingga keningnya harus diperban.

Untuk pertolongan pertama, segera minum air putih, ke tempat yang tenang, tarik napas yang dalam, lalu lepaskan, dan lakukan berulang-ulang, untuk mensuplai oksigen yang cukup ke otak. Kalau keadaan memungkinkan untuk istirahat/tidur, lebih baik tidur untuk merefresh kembali sistem otak kita.

The Human Brain is a Poor Judge of Risk

When an animal — lizard, bird, mammal, even you — senses something that’s a potential danger, the amygdala is what reacts immediately, triggering the fight-or-flight response. This kind of thing works great if you’re a lizard or a lion. We humans have a completely different pathway to cope with analyzing risk.

read more | digg story

Kantin Klaster Sains MIPA UGM

Kantin Klaster Sains MIPA UGMKendali Mutu dari DekanatBelum lengkap rasanya kalau para pelacong Jogja belum merasakan cita rasa baru dari MIPA UGM, yang meluncurkan food court yang berada di bekas lahan parkir MIPA Utara UGM. Kawasan ini kemudian ditata menjadi lebih menarik dan elegan, yang mengumpulkan berbagai macam pilihan kedai sesuai dengan selera yang ditawarkan, mulai dari yang biasa, seperti nasi dan aluk pauknya, bakso, mie ayam, mpek-mpek, dan berbagai macam cita rasa yang cukup bervariasi.

Berbagai pilihan rasa khas tersedia, sejalan dengan besarnya kocek sekelas mahasiswa atau karyawan di lingkungan kampus, maka suatu cita rasa yang smart ala sains dan tidak sekedar kenyang ala tukang IT, mengkombinasikan antara nendangnya porsi Elins dan Ilkomp, dengan rasa secantik Jurusan Kimia dan Fakultas Biologi, dan warna-warni setajam Penginderaan Jauh.

Pelajaran pemasaran juga tersedia di situ. Screenshot makanan yang menggoda selera terpampang pada banner di depan masing-masing kios, sehingga tak ayal lagi para mahasiswa terbuai rayuan untuk yang pertama kalinya, untuk selanjutnya, terserah Anda… Benar-benar cita rasa edukasi!

Jembatan Srandakan II

Jembatan Srandakan IIDulu waktu saya masih SMA, jembatan Srandakan (18 April 2000) terkena erosi, sehingga arus lalu lintas Jogja selatan antara Kabupaten Kulonprogo dan Bantul terputus. Menurut berbagai sumber, katanya Jembatan Srandakan II merupakan jembatan yang terpanjang di pulau Jawa.

Dari website infojembatan.com:

Pekerjaan konstruksi bangunan bawah jembatan Srandakan II menggunakan pondasi Bore Pile berdiameter 80 cm, sedangkan bangunan atas: PCI Girder dengan panjang total sepanjang 1.600 m yang terdiri dari panjang bentang jembatan: 626,75 m, oprit dan Ramp: 973,25 m dengan lebar jembatan: 11 m. Biaya pembangunan mencapai Rp.37,554 milyar, yang berasal dari APBN dan Pinjaman Luar Negeri dengan Kontraktor pelaksana PT.Yasa Patria Perkasa dan Konsultan Supervisi PT. Herda Carter Indonesia & Ass.

Setelah 7 tahun menunggu, akhirnya jembatan Srandakan II kelar, dan sudah dibuka untuk masyarakat, sehingga mobilitas untuk jalur selatan sudah pulih. Dan sayapun akhirnya melewati jembatan itu pada waktu perpanjangan KTP.

Soto Pak Marto Jl. S. Parman Yogyakarta

Soto Pak MartoPerjalanan makan siang berikutnya yang wajib dikunjungi adalah Soto Pak Marto, yang terletak di Jl S. Parman Yogyakarta, tepatnya dari arah Pojok Beteng Kulon ke utara, lalu perempatan lampu merah belok ke kiri ‘turn left not go ahead’, dan warungnya ini terletak di kanan jalan, tepat sebelum jembatan.

Dari tulisannya ‘berdiri sejak tahun 1960′, jelas Pak Marto ini kalah perkasa daripada Nyonya Meneer yang berdiri sudah sejak 1919, namun untuk citarasa jelas beda, karena rasa soto yang diramu tentu saja memiliki cita rasa yang khas, dengan kuahnya ’sapi banget…’. Selain itu paduan bumbu yang meresap sampai ke akar-akarnya *halah*, dan disanding dengan iso bacem goreng, dan disertai jajan pasar, seperti perkedel kentang, mendoan, tahu goreng, apem, wader goreng, dan aneka racikan lainnya, mengajak kita untuk ikut menjadi ‘koki’ dalam mengkombinasikan antara soto dengan pendampingnya secara proporsional sesuai dengan selera.

Mak Nyuuussss…!!