Menurut beberapa pengamat, keberadaan krisis keuangan selama ini disebabkan karena lembaga keuangan/bank memberikan bonus kepada bankir untuk prestasi jangka pendek, tanpa memperhitungkan resiko jangka panjang yang bisa dialami oleh bank.
The compensation theory is a familiar greed narrative: Bank employees, from CEOs to traders, knowingly risked the destruction of their companies because their pay rewarded them for short-term profits, regardless of long-term risks. It’s conceivable this theory is true. But thus far there is no evidence for it—and much evidence against it.
Dari analisa tersebut, saya melihat hal itu juga terjadi di Indonesia, terutama di sektor asuransi. Banyak perusahaan asuransi yang memberikan bonus dengan prosentase di atas 30% dari omzet kepada agennya, dengan tetap menjanjikan kepada pemegang polis bahwa dalam jangka waku tertentu investasinya akan berlipat. Sementara perusahaan masih berjuang dengan resiko membayar klaim (kesehatan, meninggal, kebakaran, kecelakaan, dll) kepada nasabah.
(more…)
RSS Feed
October 3rd, 2009
Wahyu
Posted in
Tags: